Konstipasi adalah gangguan buang air besar dapat berupa berkurangnya frekuensi (BAB< 3X/ Minggu, atau lebih dari 3 hari tidak BAB), rasa tidak puas buang air besar, perlu usaha ekstra untuk mengejan, atau feses yang terlalu keras.
Berikut ini beberapa kemungkinan penyebab konstipasi :
-Diet / makanan harian kurang serat, kebiasaan BAB tidak teratur (Sering menunda-nunda BAB), kurang olah raga.
-Obat yang dapat memicu konstipasi : antikolinergik, penyekat kalsium, alumunium hidroksida, suplemen besi dan kalsium, opiat (kodein, morfin)
-kelainan organik di usus besar misal adanya tumor
-Penyakit sistemik : Hipotiroid, diabetes mellitus, gagal ginjal kronik
-Penyakit di bagian saraf contoh hirschprung disease, lesi medula spinalis, neuropati otonom
-Gangguan otot dasar pelvis
-Gangguan fungsional (umumnya disebabkan faktor psikologis) : Irritable bowel syndrom.
Jika anda sudah modifikasi gaya hidup sehat dengan konsumsi sayuran buah setiap hari, olah raga rutin dan tidak menunda-nunda BAB namun keluhan konstipasi masih menetap , konsultasikan ke dokter secara langsung 🙂
Sumber :
PAPDI, 2014. Buku AJar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Interna Publishing.