Hifema (H21.0)

Kompetensi DU/GP = 3A

Hifema adalah akumulasi dari darah pada bilik mata depan (COA).

Penyebab

-Trauma

-Post tindakan pembedahan intraokular

-spontaneously (conditions such as rubeosis iridis, juvenile xanthogranuloma, iris melanoma, myotonic dystrophy, keratouveitis)

-Penyakit sistemik (leukemia, hemophilia, von Willebrand disease)

-Penggunaan obat2 antikoagulan

Grading

Grade 0: No visible layering, but red blood cells within the anterior chamber (microhyphema)

Grade I: Layered blood occupying less than one third of the anterior chamber (<1/3 COA)

Grade II: Blood filling one third to one half of the anterior chamber (1/3-1/2 COA)

Grade III: Layered blood filling one half to less than total of the anterior chamber (>1/2 but not full COA)

Grade IV: Total filling of the anterior chamber with blood

sumber

Pada grade 1 dan 2 angka kejadian peningkatan tekanan intaokular 13,5%. Pada grade 3 peningkatan TIO 27%, Pada grade 4 peningkatan TIO 52%. –> 2nd glaucoma.. –> Tx medical agent menurunkan TIO, agent for avoid secondary bleeding, surgical –> aspirasi hifema.

Anamnesis :

-Nyeri pada mata

-ketajaman mata menurus, jika hifema menutupi aksis visual

-Fotophobia

-Faktor risiko berdasar penyebab

Pemeriksaan Fisik

-Visus

-Pemeriksaan mata anterior (darah pada bilik mata depan?, lesi2 lainnya?)

-Pemeriksaan tekanan intraokular dengan Tonometer Schiotz

Tatalaksana

Penanganan awal 👍

-gunakan eyeshield

-batasi aktivitas

-elevasi kepala 45′

-Jika nyeri hindari penggunaan aspirin/ NSAID yang memicu risiko perdarahan

Komplikasi hifema antara lain:

  1. Perdarahan ulang (rebleeding), umumnya terjadi antara 2-5 hari
    setelah trauma
  2. Glaukoma sekunder
  3. Atrofi saraf optik
  4. Corneal blood staining

*SEMUA pasien yang didiagnosis dengan hifema perlu dirujuk ke dokter
spesialis mata

Sumber :

Hyphema – EyeWiki (aao.org)

KMK 514 tahun 2015 PPK Dokter di FKTP

avatar Tidak diketahui

Penulis: Hanifah Az Zahrah

HUMAN

Tinggalkan komentar