
Pernah temen-temen sejawat, mendapati pasien dengan kelopak mata bengkak? Ragu apakah ini kasus emergency atau tidak?
Selulitis orbita merupakan kasus emergency pada mata.. kenapa? karena dapat menimbulkan kebutaan (inflamasi yang terjadi pada soft tissue sekitar mata dapat meningkatkan tekanan intraokular, dapat menimbulkan ophtalmoplegia –> gerakan otot-otot mata terganggu, trombosis pada sinus cavernous) dan infeksi yang lebih luas ke intrakranial jika tidak segera ditangani..
Tentu dari gambar di atas, dapat dipahami secara anatomi bagian yang terlibat dari selulitis pre-septal dan selulitis orbita ya. Pada selulitis pre-septal, infeksi terjadi di anterior dari septum orbita, sedangkan pada selulitis orbita infeksi terjadi di otot dan lemak di sekitar orbit. Jelas berbeda meskipun pasien datang dengan gejala yang mirip.

Serupa tapi tak sama. Dari pada salah langkah, yuk kita belajar bedakan selulitis pre-septal dan selulitis orbita.
Lalu bagaimana perbedaan selulitis pre-septal dan selulitis orbita ???
| Tanda dan Gejala | Selulitis Pre-Septal | Selulitis Orbita |
| Kelopak mata | Merah, nyeri, sulit dibuka | Merah, nyeri, sulit dibuka |
| Proptosis | tidak ada | ada |
| Visus | normal | menurun |
| Penglihatan double/ Diplopia | tidak ada | ada |
| Eye movement | normal | menurun (Ophtalmoplegi), nyeri (+) |
| infeksi primer | tidak ada | ada (misal :sinusitis, periodontal abses dll) |

Pemeriksaan penunjang :
- CT scan
- MRI
- lumbar puncture (jika curiga meningitis)
Terapi
- Selulitis Pre-septal
terapi awal disesuaikan dengan patogen penyebab (umumnya penyebab sinusitis ; S. pneumoniae, H. influenzae, S. aureus, Moraxella catarrhalis ) : Klindamisin, Kotrimoksazol, atau doksisiklin (terapi antibiotik oral), dan vankomisin (pada pasien rawat inap) –> follow up oleh Sp.M
pilihan rawat jalan : amoxiclav 30mg/kgbb setiap 8 jam (untuk anak< 12 tahun) atau 500 mg 3x/hari atau 875 mg 2x/hari untuk dewasa selama 10 hari.
untuk pasien rawat inap : ampicilin sulbactam 50mg/Kg Iv tiap 6 jam (untuk anak) atau 1,5 g-3 g IV tiap 6 jam ( max 8 g ampicilin/ hari) selama7 hari.
- Selulitis Orbita
WAJIB RAWAT INAP
2nd atau 3rd generation cephalosporin. –> cefotaxime 50mg/kg IV tiap 6 jam ( untuk anak < 12 tahun) atau 1-2 g IV tiap 6 jam (untuk dewasa) selama 14 hari. Jika terdapat sinusitis ; pilihan antibiotik imipenem, ceftriaxone, dan piperacilin /tazobactam) jika selulitis terkait riwayat trauma atau benda asing curiga mrsa , vancomycin 1g UV tiap 12 jam dan bakteri gram negatif ex : ertapenem 100 mg IV 1x/hari selama 7-10 hari sampai terdapat perbaikan secara klinis.
Prosedur pembedahan untuk dekompresi orbita, drainage abses dan infeksi sinus dilakukan apabila :
- penglihatan yang terancam
- Supurasi atau curiga benda asing
- pada imaging menunjukkan abses orbita atau abses subperiosteal yang masif/banyak, terutama sepanjang atap orbita
- infeksi tidak membaik dengan antibiotik
Bagaimana jika menemukan kasus tersebut di FKTP ???
Tentu kita lakukan yang bisa kita lakukan ya…
- jangan manipulasi berlebih area mata yang sakit
- beri tetes mata antibiotik, tutup kassa tanpa penekanan
- beri antibiotik oral (yang sesuai) dan antinyeri
- rujuk segera ke spesialis mata ( jangan ditunda-tunda ya 😊👌)
Sumber :
Preseptal and Orbital Cellulitis – Eye Disorders – Merck Manuals Professional Edition