Non-Healing Wound : Should we consider Marjolin’s Ulcer?

Suatu hari datang, seorang bapak 60 thn, dengan luka pada perut bagian kiri, nyeri +. Luka muncul sejak dua tahun yang lalu. Luka makin lama makin besar dan dalam. Luka kadang berdarah. Selama ini oleh pasien diberi obat salep kortikosteroid + antibiotik. Riwayat Diabetes Mellitus terkontrol dengan obat oral. Riwayat trauma (-)

Ukuran ulkus +-, P 8cm, L 5 cm, Ketebalan = 0,5 cm. Dasar mukosa, basah.. Mudah berdarah . Pus (-).

GDA : 170 mg/dL

Kita coba rawat luka beberapa minggu dengan segala macam dressing. Hingga akhirnya memasukin 1 bulan. i feel it was suspicious.. its unordinary wound.. setiap buka kassa/ dressing selalu basah, selalu berdarah..

cek Hb –> 10,.. g/dL

even its just slightly anemia ya..dan ga ada progres perbaikan sama sekali..

Hingga pada satu pemikiran -curiga keganasan-

Oke, baiknya saya rever aja ke bedah. sometimes we need to know our ability/capacity..

pitfalls : luka kronis tidak membaik dalam 1 bulan perawatan, luka mudah berdarah dan ada anemia.

Setitik pencerahan dari dokter yang saya temui, dr bedah plastik.. kalau dari analisis beliau dari history dan appearance the wound, she guess its a marjolin ulcer.. so just learning about it !!!

Ulkus Marjolin

Ulkus marjolin ialah keganasan kulit yang terbentuk pada area dengan riwayat luka pada kulit, bekas luka lama, dan luka kronis. Ulkus marjolin diambil dari nama seorang dokter bedah dari Perancis, Jean Nicolas Marjolin, yang menemukan terbentuknya vili padat pada sikatrik luka bakar. Keganasan yang sering teridentifikasi dari ulkus ini ialah Squamous Cell Carcinoma walaupun dapat ditemukan jenis keganasan lainnya ( misal basal Cell Carcinoma). Lesi bersifat agresif dengan prognosis buruk dan angka kekambuhan yang tinggi. Pencegahan UM dengan manajemen luka bakar yang sesuai dan penemuan awal perubahan keganasan diikuti reseksi pembedahan merupakan hal penting. 1

Patogenesis dari ulkus marjolin (UM) ini ialah suatu karsinogenesis bekas luka dan terbentuknya UM perlu dipelajari lebih lanjut. Dari hasil penelitian didapat adanya ekspresi IncRNA yang menyimpang memiliki peran penting dalam patogenesis dan terbentuknya UM.2

Flow chart Diagnosis dan Terapi Ulkus Marjolin3

NB : Untuk mengetahui perubahan sel-sel yang terjadi pada ulkus kronis tentu dibutuhkan modalitas biopsi PA. (harus dirujuk dari FKTP)

Referensi

1 Shah M, Crane JS. Marjolin Ulcer. 2021 Jul 18. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan–. PMID: 30422456.

2 Liu Z, Ren L, Tian J, Liu N, Hu Y, Zhang P. Comprehensive Analysis of Long Noncoding RNAs and Messenger RNAs Expression Profiles in Patients with Marjolin Ulcer. Med Sci Monit. 2018 Nov 2;24:7828-7840. doi: 10.12659/MSM.911177. PMID: 30385735; PMCID: PMC6228116.

3 Tian, Ju & Zou, Ji-Ping & Xiang, Xiao-Fei & Tang, Jian-Bing & Cheng, Biao. (2020). Marjolin’s ulcer: A case report and literature review. World Academy of Sciences Journal. 3. 10.3892/wasj.2020.76.https://www.researchgate.net/publication/347417265_Marjolin’s_ulcer_A_case_report_and_literature_review (diakses pada 21 Agustus 2021)

avatar Tidak diketahui

Penulis: Hanifah Az Zahrah

HUMAN

Tinggalkan komentar