Hiperuricemia-Gout Artritis

Hiperurisemia ialah kondisi kadar asam urat darah dikategorikan tinggi apabila nilainya1 :

Laki-laki > 7 mg/dL

Perempuan > 6 mg/dL

Gout adalah radang sendi yang diakbatkan oleh penumpukan kristal monosodium urat (MSU).

Keluhan :

-Bengkak pada sendi ada sensasi rasa panas dan kemerahan

-Nyeri sendi mendadak

-Demam, menggigil, nyeri badan

Faktor Risiko :

-Usia dan jenis kelamin (laki-laki>>)

-Obesitas

-Alkohol

-Hipertensi

-Gangguan fungsi ginjal

-Penyakit metabolik

-Pola diet (konsumsi tinggi purin)

-Obat :aspirin dosis rendah, diuretik, obat TBC (Pirazinamid)

Kriteria Gout dari ACR/EULAR 20152

Diklasifikasikan Gout apabila score>=8.

Pasien hiperurisemia asimtomatik2 dianjurkan untuk diberikan terapi farmakologi apabila kadar asam urat > 9mg/dL atau kadar asam urat >8 mg/dL pada pasien dengan komorbid kardiovaskular (gangguan ginjal, hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung iskemik).

Terapi Non Farmakologi

a. Minum cukup (8-10 gelas/hari)

b. Mengelola obesitas dan menjaga berat badan ideal.

c. Hindari konsumsi alkohol

d. Pola diet sehat (rendah purin) –> kategori :a. Pantang : jeroan, seafood, mlinjo, b. Dibatasi : kacang dan olahannya, bayam.

e. Latihan fisik sedang 3-5x/minggu2 –> sesuaikan dengan kondisi pasien, hindari latihan fisik yang membuat persendian pasien semakin radang.

Terapi Farmakologi

a. Simptomatik : NSAID, kolkisin, kortikosteroid

b. Obat penurun asam urat : a. Golongan inhibitor Xantin oksidase yaitu Allopurinol dan febuxostat. Dosis Allopurinol 100-800mg, target Asam urat < 6mg/dL1. b. Golongan urikosurik : Probenecid (1-2 g/hari)

Sumber :

1KMK 514 PPK FASKES PRIMER

2IRA,2018. Pedoman Diagnosis dan Tata Laksana Gout. (Klik di sini)

avatar Tidak diketahui

Penulis: Hanifah Az Zahrah

HUMAN

Tinggalkan komentar