Sediaan obat yang diberikan pada pasien dengan keluhan mata hampir pasti diberikan dalam bentuk tetes mata atau salep mata. Agar obat yang diberikan berpenetrasi baik dan mendapat efek yang optimal maka dokter harus bisa melakukan dan mengajari pasien cara memberikan sediaan obat tetes mata atau salep mata pada pasien.
Tujuan :
- Aplikasi pemberian obat tetes mata
- Aplikasi pemberian obat salep mata
Alat dan Bahan :
- Meja periksa atau kursi periksa
- Obat tetes mata atau salep mata
- Kapas pembersih muka
- Air hangat
Teknik Tindakan :
- Siapkan alat dan bahan
- Botol tetes mata/salep mata di;etakkan di suhu ruang (karena jika diletakkan dalam suhu yang dingin akan terasa tidak nyaman)
- Jelaskan kepada pasien jenis dan prosedur pemeriksaan yang dilakukan
- Cuci tangan, basahi kapan pembersih muka dengan air hangat. Bersihkan mata dengan arah dari dalam ke luar.
- Minta pasien berbaring di meja pemeriksaan atau duduk di kursi periksa
- Minta pasien untuk menangadahkan kepala. jangan sampai tutup aplikator menyentuh mata.
- Dengan satu tangan, tarik kelopak bawah mata secara lembut, sehingga membentuk kantung. Arahkan ujung botol tetes mata/tube salep mata ke kantung kelopak bawah mata kearah forniks inferior dan teteskan/berikan salep sesuai aturan.
- Hindari tip (ujung obat tetes mata) mengenai bulu mata/ kelopak mata/ bola mata. Posisi ujung botol tetes mata atau ujung obat salep mata kurang lebih 2 cm di atas kantung bawah kelopak mata.
- Beri jeda 3-5 menit antara satu obat tetes mata ke obat tetes mata lain atau salep mata. Apabila pasien diberikan obat tetes mata dan salep mata maka yang diberikan obat tetes mata terlebih dahulu.
- Ketika sudah selesai memberikan tetes mata/salep mata, segera tutup botol tetes mata/salep mata. Minta pasien memejamkan kembali mata secara perlahan (seperti tidur) selama 1-2 menit.
- Cuci tangan setelah memberi obat tetes mata atau salep mata.

Referensi :
KMK 514 tahun 2015