Dalam pengalaman sehari-hari teman-teman pasti pernah mendapatkan pasien yang terkena luka pada jari.
Fingertip injury ialah jenis trauma paling sering terjadi pada tangan.
Hal ini karena fingertip injury sangat berkorelasi dengan pekerjaan.
*Bagaimana tipe/ klasifikasi dari fingertip injury?
berdasar Allen classification :
- Type 1: involves only the pulp
- Type 2: involves the pulp and nail bed
- Type 3: includes partial loss of the distal phalanx
- Type 4: injury proximal to the lunula

(Left) Wounds made along the green lines will probably heal on their own. (Right) Wounds made along blue lines will probably need some sort of surgery to heal.
*Bagaimana manajemen dokter umum di igd RS dan FKTP ?
- Pastikan ABC (Airway, Breathing, Circulation) clear terlebih dahulu.
- Assesment status lokalis. (range of motion interphalanx joint, sensoris, capillary refill time, Xray)
- cuci luka, dapat dengan menggunakan pz 500cc. lebih baik lagi PZ ditambah antibiotik untuk mencuci luka. Jika ada fasilitas rontgen akan lebih baik lagi untuk mengidentifikasi kedalaman luka dan menentukan apakah ada fraktur pada tulang jari.)
- Jika tidak ada fraktur kita dapat langsung jahit dengan benang 5-0 atau lebih kecil lagi untuk hasil yang lebih rapih.
- Jika terdapat fraktur, ruptur tendon, dislokasi, significant finger avulsion, laserasi ekstensif sampai eponychium,amputasi dengan bone expose) , lakukan repair dan debridemant (untuk kompetensi dokter spesialis bedah/ortopedi) –> bisa dirujuk
- Injeksi ATS (sesuai identifikasi jenis luka dan status imunisasi tetanus pasien)
- Obat antinyeri dan antibiotik (kp)
sumber :
https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases–conditions/fingertip-injuries-and-amputations/
Pencle FJ, Doehrmann R, Waseem M. Fingertip Injuries. [Updated 2022 Aug 7]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan-.


