Eviserasi adalah prosedur pembedahan untuk mengangkat isi bola mata (intraokular contents) tanpa mengangkat sklera dan otot ekstraokular. Kornea biasanya ikut diangkat atau diinsisi. Prosedur ini berbeda dengan enukleasi, di mana seluruh bola mata (termasuk sklera) diangkat.

Tujuan Eviserasi
- Menghilangkan nyeri pada mata yang sudah tidak memiliki potensi penglihatan (blind, painful eye).
- Menyediakan penampilan kosmetik yang baik melalui pemasangan implan bola mata.
- Prosedur yang relatif lebih mudah dan cepat dibanding enukleasi.
📋 Indikasi Eviserasi
Menurut AAO, indikasi eviserasi meliputi:
- Mata buta dan nyeri kronis (misalnya pasca trauma, infeksi, atau glaukoma end-stage).
- Endoftalmitis yang tidak responsif terhadap terapi → eviserasi dapat membantu mengendalikan infeksi.
- Trauma bola mata berat dengan disorganisasi intraokular.
- Sebagai pilihan kosmetik bila bola mata atrofi dan tidak estetik.
Kontraindikasi
Kontraindikasi utama menurut AAO:
- Kecurigaan atau konfirmasi adanya tumor intraokular (misalnya melanoma uveal, retinoblastoma) → enukleasi lebih disarankan karena eviserasi tidak mengangkat semua jaringan yang dapat menyebar.
- Infeksi aktif berat pada jaringan sekitar orbita (selulitis orbita) → prosedur ditunda sampai infeksi terkendali.
Teknik Operasi (Gambaran Umum)
- Sayatan limbus atau insisi kornea dibuat.
- Isi bola mata (vitreus, retina, uvea) diangkat.
- Sklera dibersihkan dari sisa jaringan intraokular.
- Implan bola mata dimasukkan ke dalam ruang sklera.
- Sayatan ditutup dan konjungtiva diperbaiki.
- Prostesis mata eksternal bisa dipasang kemudian.

sumber gambar